Black Swan Karya Naasim Nicholas Taleb, Ilusi Prediksi Resiko dan Probabilitas

Monday, 2 December 2024 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Black Swan - Nassim Nicholas Taleb

Black Swan - Nassim Nicholas Taleb

Frensia.id – “Black Swan” karya Nassim Nicholas Taleb merupakan sebuah karya revolusioner yang menantang paradigma tradisional dalam cara kita memahami risiko dan ketidakpastian. 

Dalam buku ini, Taleb memperkenalkan konsep “Black Swan”, yang merujuk pada peristiwa-peristiwa yang jarang terjadi, memiliki dampak luar biasa, dan sering kali tidak dapat diprediksi. 

Melalui narasi yang menarik dan penuh dengan anekdot, Taleb mendorong pembaca untuk menyadari bahwa banyak daripengalaman hidup kita dipenuhi dengan kejadian-kejadian yang tidak terduga dan bahwa kita sering kali terlalu percaya diri dalam memprediksi masa depan.

Taleb membagi peristiwa-peristiwa ini menjadi tiga kategori: “mundane”, “expected”, dan “Black Swan”. Ia menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa “mundane” dan “expected” adalah hal-hal yang dapat kita rencanakan dan antisipasi, sedangkan “Black Swan” justru datang tanpa peringatan dan mengubah paradigma kita. 

Baca Juga :  Kejari Geledah Sekolah di Jember Usut Dugaan Korupsi BOS

Contoh-contoh yang ia gunakan, seperti perang dan krisis keuangan global, menunjukkan betapa besar dampak peristiwa tak terduga ini dalam sejarah dan kehidupan sehari-hari. Taleb berpendapat bahwa kita sering kali terjebak dalam pemikiran linear dan naratif, yang membuat kita mengabaikan kemungkinan peristiwa besar yang dapat merugikan kita.

Salah satu inti dari ajaran Taleb adalah pentingnya fleksibilitas dan kemampuan untuk beradaptasi. Dia mendorong pembaca untuk mengembangkan pendekatan yang lebih skeptis terhadap informasi dan prediksi, serta untuk lebih fokus pada meminimalkan kerugian daripada mencari keuntungan yang berlebihan. 

Dengan mengadopsi perspektif ini, kita dapat lebih siap menghadapi realita yang sering kali penuh dengan ketidakpastian.

Di dalam buku ini, Taleb tidak hanya menyajikan teori teoretis, tetapi juga memberikan wawasan praktis tentang bagaimana kita dapat menerapkan prinsip-prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam investasi, bisnis, maupun pengambilan keputusan pribadi. 

Baca Juga :  Keren! UNIKHAMS Gelar International Conference On Education and Society (ICESY) 2026 di Taiwan

Ia menekankan pentingnya “antifragility”, yaitu sikap yang membuat kita tidak hanya bertahan dalam menghadapi keadaan buruk, tetapi tumbuh dan berkembang dari pengalaman tersebut.

Secara keseluruhan, “Black Swan” tidak hanya sekadar buku tentang risiko dan kejadian tak terduga, tetapi juga sebuah undangan untuk merenungkan bagaimana kita memahami dunia dan tempat kita di dalamnya. 

Dengan analisis yang tajam dan wawasan yang mendalam, Taleb berhasil membuka mata pembaca terhadap pentingnya menerima ketidakpastian dan belajar untuk hidup selaras dengan realitas yang sering kali tidak terduga. 

Buku ini adalah bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin memahami lebih dalam tentang dinamika risiko dan bagaimana hal itu memengaruhi kehidupan kita sehari-hari. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Unik! SPPG di Jember Kenakan Costum Power Rangers Saat Antarkan MBG
Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi’i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya
“Falaisa ‘Indahu Fulus Fahuwa Mamfus”, Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul
Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara
Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD, Sebut Demokrasi Semakin Mundur dan Perkuat Oligarki
Keren! UNIKHAMS Gelar International Conference On Education and Society (ICESY) 2026 di Taiwan
Kata Prof Eddy Hiariej, Konsep Kejahatan Seksual Tiap Negara Berbeda
Lulus Doktoral UIN KHAS, Warek I IAI Syaichona Mohammad Cholil Bongkar Perlawanan Ekonomi Khas Nyai Pesantren

Baca Lainnya

Tuesday, 20 January 2026 - 17:55 WIB

Unik! SPPG di Jember Kenakan Costum Power Rangers Saat Antarkan MBG

Monday, 19 January 2026 - 13:00 WIB

Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi’i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya

Monday, 19 January 2026 - 10:39 WIB

“Falaisa ‘Indahu Fulus Fahuwa Mamfus”, Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul

Thursday, 15 January 2026 - 20:33 WIB

Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara

Thursday, 15 January 2026 - 20:07 WIB

Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD, Sebut Demokrasi Semakin Mundur dan Perkuat Oligarki

TERBARU

Foto: Istimewa.

News

16 Wilayah Kabupaten Jember Diterjang Banjir, 2 Titik Longsor

Wednesday, 28 Jan 2026 - 23:07 WIB

Genangan air membanjiri di salah satu wilayah depan rumah warga Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

News

Banjir di Jember Sasar Rumah Warga dan Sebabkan Motor Mogok

Wednesday, 28 Jan 2026 - 19:30 WIB

Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto:Istimewa).

Criminalia

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara

Wednesday, 28 Jan 2026 - 12:37 WIB

Foto: Istimewa.

Criminalia

Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

Wednesday, 28 Jan 2026 - 12:31 WIB