Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi

Friday, 21 March 2025 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi Frensia.id (Sumber: Grafis Frensia)

Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi Frensia.id (Sumber: Grafis Frensia)

Frensia.id – Kantor Tempo mendapat teror mengkhawatirkan. Sebuah paket misterius berisi kepala babi diterima oleh pihak keamanan kantor Tempo,19/03/2025.

Paket tersebut ditujukan kepada “Cica”, sapaan akrab Francisca Christy Rosana, jurnalis desk politik sekaligus host siniar Bocor Alus Politik. Hal ini sebagaimana dilansir dari akun @Dandhy_Laksono kemarin, 20/03/20.

Paket mencurigakan yang dikemas dalam kardus berlapis styrofoam itu diterima pada pukul 16.15 WIB, namun baru sampai ke tangan Cica pada keesokan harinya, Kamis, 20 Maret 2025, sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca Juga :  Dirjen Dukcapil Ungkap Jember Kurang 3 Persen Warganya Selesai Perekaman KTP

Saat itu, Cica baru saja kembali dari liputan bersama rekannya, Hussein Abri Yusuf Muda Dongoran. Mengetahui ada kiriman paket untuknya, Cica membawa kardus tersebut ke dalam kantor. Hussein yang penasaran kemudian membuka kotak tersebut.

Saat baru membuka bagian atas kardus, sudah tercium bau busuk. Ketika styrofoam dibuka, mereka dikejutkan dengan isi paket yang ternyata adalah kepala babi.

Kedua telinganya tampak terpotong.

Insiden ini sontak membuat gempar para jurnalis di kantor Tempo. Mereka segera membawa kotak tersebut ke luar gedung untuk memastikan kondisi dan isi paket dengan lebih jelas.

Baca Juga :  Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan, Targetkan 10.000 Peserta

Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menanggapi kejadian ini sebagai bentuk intimidasi terhadap kebebasan pers.

“Kami sedang menyiapkan langkah-langkah selanjutnya sebagai respons atas kejadian ini,” ujar Setri tegas.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus teror terhadap jurnalis di Indonesia, menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pekerja media yang terus berjuang menyuarakan kebenaran.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan
Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa
Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember
Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi
Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah
Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio
Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan, Targetkan 10.000 Peserta

Baca Lainnya

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

Thursday, 20 August 2026 - 18:06 WIB

Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa

Thursday, 20 August 2026 - 18:00 WIB

Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember

Wednesday, 19 August 2026 - 17:27 WIB

Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Tuesday, 18 August 2026 - 21:07 WIB

Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah

TERBARU

BPBD Jember, saat mendistribusikan air bersih di wilayah yang terdampak kekeringan (Foto: Humas BPBD Jember).

News

BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Wednesday, 19 Aug 2026 - 21:26 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading