Musim Hujan, Tebing Rawan Longsor Ancam Madrasah di Silo

Tuesday, 18 November 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tebing rawan longsor di depan MI di Silo Jember (Sumber foto: Tangkapan layar)

Tebing rawan longsor di depan MI di Silo Jember (Sumber foto: Tangkapan layar)

Frensia.Id- Hujan deras yang rutin turun sepanjang November 2025 membuat tebing di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember sering mengalami longsor. Tebing ini membuat Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurus Salam yang berdiri di depan tebing terancam.

Kepala MI Nurus Salam, Muhammad Hanafi menyampaikan, tebing tanah yang rawan longsor itu belum diberi talut pengaman. Sehingga material tanah kerap longsor.

“Aliran air dari tebing rawan longsor itu menuju bangunan sekolah saat hujan deras,” katanya, Rabu (18/11/2025).

Baca Juga :  Buntut Dugaan Keracunan Siswa, Satgas MBG Jember Tinjau SPPG Umbulsari

Selanjutnya kata dia, warga sekitar biasanya secara bersama-sama membersihkan longsoran. Tujuannya, agar air tidak meluap ke ruang kelas.

“Namun, upaya itu sering tak bertahan lama,” ujarnya.

Hanafi menambahkan, warga sekitar dan pihak sekolah sempat membuat saluran air darurat. Namun, saluran itu cepat dangkal karena kembali tertimbun tanah longsor.

Baca Juga :  Konferensi Akademik di UGM Bahas Masa Depan Demokrasi, Soroti Relasi Polisi, Militer, dan Gerakan Sosial

“Maka dari itu, pembangunan talut ini sangat kami harapkan. Soalnya talut pengaman bisa memperkuat tebing dan melindungi struktur madrasah dari kerusakan,” paparnya.

Kata Hanafi, tim survei dari Pemkab Jember sudah pernah datang setelah pihak sekolah melaporkan kondisinya melalui kanak Wadul Gus’e. Pihaknya berharap, agar penanganan bisa dipercepat sebelum curah hujan meningkat.

“Sudah ada tim survei dari Pemkab Jember yang turun,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza
CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya
Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers
Logika Penguasaan Negara Pada Karya Jurnalistik Diteliti Akademisi
Dispendik Jember Lakukan Trauma Healing di SDN 02 Jelbuk Usai Insiden Guru Over Reaktif
Oknum Guru SD di Jelbuk Jember Telanjangi Murid Gegara Hilang Uang, Dispendik Tarik Pelaku dari Sekolah

Baca Lainnya

Saturday, 14 February 2026 - 01:53 WIB

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Saturday, 14 February 2026 - 01:01 WIB

Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza

Wednesday, 11 February 2026 - 15:57 WIB

CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya

Tuesday, 10 February 2026 - 18:34 WIB

Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers

TERBARU

Foto: Istimewa. Gambar Telur Puyuh Ditimbang di Salah Satu SPPG

Regionalia

Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan

Monday, 16 Feb 2026 - 21:48 WIB

Foto: Istimewa. Salah satu lokasi terdampak banjir.

Regionalia

Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Sunday, 15 Feb 2026 - 15:09 WIB