LKI Gelar Pendampingan UMKM, Dorong Transformasi Digital Pelaku Usaha

Tuesday, 3 February 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Yayasan Langkah Kolaborasi Indonesia (LKI) saat foto bersama di kegiatan pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sentra Kuliner Gajah Mada, Kabupaten Sidoarjo, Senin (2/2/2026) (Foto: Riyadi/Frensia).

Pengurus Yayasan Langkah Kolaborasi Indonesia (LKI) saat foto bersama di kegiatan pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sentra Kuliner Gajah Mada, Kabupaten Sidoarjo, Senin (2/2/2026) (Foto: Riyadi/Frensia).

Frensia.id, Sidoarjo — Yayasan Langkah Kolaborasi Indonesia (LKI) menggelar kegiatan pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sentra Kuliner Gajah Mada, Kabupaten Sidoarjo, Senin (2/2/2026).

Kegiatan bertajuk “LKI Sahabat UMKM” ini diikuti sekitar 50 pelaku usaha ekonomi kreatif, yang bergerak di sektor kuliner dan menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital pelaku usaha kecil di tingkat lokal.

Pendampingan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas UMKM dalam menghadapi tantangan perubahan pola konsumsi masyarakat di era digital.

LKI menghadirkan pengamat UMKM serta influencer yang selama ini aktif mendampingi dan mengedukasi pelaku usaha kecil agar mampu bertahan dan berkembang di tengah arus digitalisasi yang kian masif.

Ketua Yayasan Langkah Kolaborasi Indonesia, Zumrotun Nafisah, atau yang akrab disapa Icha, menyampaikan bahwa UMKM harus mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal.

Baca Juga :  Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM

Menurutnya, keberadaan media sosial saat ini telah menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha, khususnya dalam hal pemasaran dan penguatan citra produk.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. UMKM perlu menyadari bahwa media sosial adalah etalase baru yang dapat menjangkau pasar lebih luas. Melalui pendampingan ini, kami ingin membantu pelaku usaha agar lebih siap dan percaya diri menghadapi perubahan,” ujar Icha saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.

Ia menjelaskan, LKI merupakan yayasan yang diinisiasi oleh anak muda dengan visi dan misi besar untuk terlibat aktif dalam berbagai sektor strategis, mulai dari sosial, pendidikan, hingga ekonomi masyarakat.

Program LKI Sahabat UMKM, lanjutnya, dirancang sebagai bentuk aksi nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pendekatan kolaboratif.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai strategi pemasaran digital, pengelolaan akun media sosial, pembuatan konten sederhana, serta pentingnya konsistensi dalam membangun identitas usaha.

Baca Juga :  Sapa Masyarakat, Legislator Edi Cahyo Purnomo Ajak Warga Mandiri Lewat UMKM Digital

Para narasumber juga berbagi pengalaman praktis terkait tantangan dan peluang UMKM di tengah transformasi digital.

Selain sesi pendampingan dan diskusi, kegiatan ini juga dikemas dengan suasana yang lebih santai melalui kehadiran hiburan live music akustik sebagai pelengkap acara.

Hal ini diharapkan dapat menciptakan ruang interaksi yang lebih cair antara pemateri dan peserta.

Icha menegaskan bahwa pendampingan UMKM yang dilakukan LKI tidak berhenti pada satu kegiatan semata.

Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan berkelanjutan agar pelaku usaha benar-benar merasakan dampak dari program yang dijalankan.

“Kami berharap langkah ini menjadi solusi sekaligus aksi nyata. Jika UMKM mampu bertransformasi dan bertahan, maka kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jember, Pemkab Bersama BI dan OJK Perkuat Kolaborasi Sektor Perbankan
Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026
BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen
Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM
Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan
Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Baca Lainnya

Tuesday, 18 August 2026 - 16:26 WIB

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jember, Pemkab Bersama BI dan OJK Perkuat Kolaborasi Sektor Perbankan

Wednesday, 5 August 2026 - 17:30 WIB

Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026

Wednesday, 5 August 2026 - 15:30 WIB

BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen

Sunday, 2 August 2026 - 17:33 WIB

Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM

Saturday, 27 June 2026 - 16:44 WIB

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

TERBARU

BPBD Jember, saat mendistribusikan air bersih di wilayah yang terdampak kekeringan (Foto: Humas BPBD Jember).

News

BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Wednesday, 19 Aug 2026 - 21:26 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading