DPMD Jember Dorong Pemdes Patemon Terbitkan Perkades APBDes

Monday, 2 March 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya (Foto: Istimewa).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya (Foto: Istimewa).

Frensia.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember turun tangan mengatasi lumpuhnya administrasi di Desa Patemon, Kecamatan Pakusari. Guna memecah kebuntuan, DPMD menyarankan pihak desa segera menerbitkan Peraturan Kepala Desa (Perkades) terkait APBDes.

Langkah ini diambil menyusul mandeknya pembahasan Peraturan Desa (Perdes) APBDes antara pemerintah desa dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Akibatnya, anggaran desa sempat membeku dan mengancam operasional pemerintahan.

Kepala DPMD Jember, Adi Wijaya, menyebut opsi ini adalah terobosan hukum agar roda organisasi desa tidak berhenti total. Perkades dinilai menjadi payung hukum sah untuk mencairkan anggaran di tengah situasi darurat.

Baca Juga :  Pemkab Jember Lakukan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Samanhudi Depan Pasar Tanjung

“Jika persetujuan bersama dengan BPD belum tercapai, pemerintah desa bisa menggunakan instrumen Perkades. Ini adalah solusi paling realistis saat ini agar hak-hak perangkat desa, seperti gaji, tetap bisa terbayarkan,” katanya, Senin (2/3/2026).

Selanjutnya, Adi menjelaskan bahwa opsi ini memiliki dasar hukum yang kuat. Yakni mengacu pada Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Nomor 20 Tahun 2018.

“Fungsinya untuk pencairan belanja operasional esensial. Prioritasnya, untuk pembayaran gaji perangkat desa dan biaya rutin perkantoran,” ujarnya.

“Selain itu juga untuk memastikan pelayanan publik kepada masyarakat tidak terganggu akibat konflik internal,” tambahnya.

Tak hanya memberikan saran, DPMD Jember berkomitmen memberikan pendampingan penuh. Tim ahli diterjunkan untuk melakukan bimbingan teknis (bimtek) dalam penyusunan dokumen anggaran agar tetap akuntabel.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Kunjungi Warga Penerima Layanan Homecare

“Kami tidak hanya akan memberikan saran, tapi juga akan memberikan pendampingan,” paparnya.

Di sisi lain, unsur Forkopimda dan Muspika Pakusari juga dilibatkan untuk menjaga kondusivitas wilayah. Hal ini termasuk melakukan pendekatan persuasif kepada pihak-pihak yang sempat menolak penunjukan Penjabat (Pj) Kepala Desa.

“Kami ingin mencari akar permasalahannya. Meskipun Perkades adalah solusi jangka pendek, upaya mediasi akan terus dilakukan demi stabilitas pemerintahan desa yang permanen di Patemon,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Wednesday, 28 October 2026 - 18:01 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah

TERBARU

Konser Hey Slank di Banyuwangi Bawakan Lagu Tentang Pengrusakan Hutan (Sumber: Istimewa)

Entertainment

Konser Hey Slank di Banyuwangi Bawakan Lagu Tentang Pengrusakan Hutan

Sunday, 1 Nov 2026 - 22:25 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading