Frensia.id – Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Gus Rivqy Abdul Halim, menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi landasan, dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak pada rakyat.
Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Senin (9/2/2026).
Gus Rivqy menekankan bahwa pembangunan ekonomi nasional tidak boleh semata berorientasi pada pertumbuhan angka, tetapi juga harus menjamin pemerataan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila memberikan arah bagi pembangunan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.
“Pancasila mengajarkan kita bahwa ekonomi harus berpihak kepada rakyat. Pertumbuhan penting, tetapi pemerataan kesejahteraan juga harus menjadi tujuan utama,” kata Gus Rivqy.
Ia menilai penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi, serta ekonomi berbasis komunitas menjadi bagian penting dari implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan itu, Gus Rivqy juga mengingatkan pentingnya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Jika nilai-nilai Pancasila benar-benar dijadikan pijakan dalam pembangunan, maka ekonomi nasional akan tumbuh sekaligus menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakar,” ujar Gus Rivqy.
Melalui sosialisasi tersebut, Gus Rivqy berharap masyarakat semakin memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan dan menjadikannya sebagai landasan bersama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta menjaga persatuan bangsa.







