Gus Rivqy: Pancasila Mengajarkan Ekonomi Harus Berpihak pada Rakyat

Tuesday, 17 March 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rivqy Abdul Halim (Gus Rivqy) (Foto: Istimewa).

Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rivqy Abdul Halim (Gus Rivqy) (Foto: Istimewa).

Sumbersari, Frensia.id – Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rivqy Abdul Halim (Gus Rivqy), menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi landasan dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak pada rakyat. Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Djuang, Kecamatan Sumbersari, Jember, pada Senin (16/3/2026).

Gus Rivqy menekankan bahwa pembangunan ekonomi nasional tidak boleh hanya bertujuan pada pertumbuhan angka, tetapi harus menjamin pemerataan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila memberikan arah bagi pembangunan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Respon Mitigasi Bencana, Gus Rivqy Dorong Pertamina Reaktivasi Depo BBM di Jember

“Pancasila mengajarkan kita bahwa ekonomi harus berpihak kepada rakyat. Pertumbuhan penting, tetapi pemerataan kesejahteraan juga harus menjadi tujuan utama,” kata Gus Rivqy.

Ia menilai penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi, serta ekonomi berbasis komunitas, menjadi bagian penting dari penerapan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Baca Juga :  Safari Ramadan PKB Jatim: Misi Besar Melipatgandakan Kemenangan di Pemilu Mendatang

Dalam kesempatan tersebut, Gus Rivqy mengingatkan pentingnya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Jika nilai-nilai Pancasila benar-benar dijadikan pijakan dalam pembangunan, maka ekonomi nasional akan tumbuh sekaligus menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakar,” kata Gus Rivqy.

Melalui sosialisasi tersebut, Gus Rivqy berharap masyarakat semakin memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan, dan menjadikan landasan bersama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta menjaga persatuan bangsa.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Ketua Komisi C Sebut Program “Bunga Desaku” Selaras dengan Visi Presiden Prabowo
Gus Bupati Jember Ringankan Beban Kepala Desa soal Perbaikan Jalan
Gus Bupati Jember Satu Mobil Bareng OPD saat Safari Ramadan di Ledokombo
Legislator DPR RI Gus Rivqy Distribusikan 5.000 Paket Sembako untuk Kader PKB Jember
Anggota DPRD Jember Sebut Bakal Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis
Jelang Lebaran, Anggota DPRD Jatim Satib Bagikan 5.000 Paket Beras untuk Warga Jember
Satpol PP Tertibkan Lapak PKL di Sepanjang Jalan Kaliwates Jember
18 Dapur Satuan Pelayanan Makan Bergizi di Jember Disuspensi BGN

Baca Lainnya

Thursday, 26 March 2026 - 11:46 WIB

Ketua Komisi C Sebut Program “Bunga Desaku” Selaras dengan Visi Presiden Prabowo

Tuesday, 17 March 2026 - 20:58 WIB

Gus Bupati Jember Ringankan Beban Kepala Desa soal Perbaikan Jalan

Tuesday, 17 March 2026 - 20:51 WIB

Gus Bupati Jember Satu Mobil Bareng OPD saat Safari Ramadan di Ledokombo

Tuesday, 17 March 2026 - 18:22 WIB

Gus Rivqy: Pancasila Mengajarkan Ekonomi Harus Berpihak pada Rakyat

Tuesday, 17 March 2026 - 17:33 WIB

Legislator DPR RI Gus Rivqy Distribusikan 5.000 Paket Sembako untuk Kader PKB Jember

TERBARU

Penampakan bayi laki-laki yang ditemukan di pinggir jalan, samping rumah warga Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember. (Foto: Tangkapan layar Instagram @infojember).

Criminalia

Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

Thursday, 26 Mar 2026 - 14:14 WIB

Arah Demokrasi. Sumber: Pixabay

Kolomiah

Prosedur Mayoritarian

Tuesday, 24 Mar 2026 - 23:33 WIB