Frensia.Id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Jember.
Seorang pria bernama Dimas Dwi Hadi Saputra (26) tewas setelah menjadi korban tabrak lari sebuah mobil misterius pada Senin (27/4) malam.
Menurut Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.15 WIB di Jalan Umum Jurusan Jember-Bondowoso KM 5, tepatnya di dekat pintu perlintasan kereta api Baratan.
Korban yang merupakan warga setempat saat itu diketahui sedang membantu mengatur lalu lintas di lokasi tersebut.
“Benar telah terjadi kecelakaan tabrak lari yang melibatkan kendaraan roda empat tidak dikenal dengan seorang pejalan kaki yang sedang melakukan pengaturan (lalu lintas),” katanya, Selasa (28/4/2026).
Selanjutnya kata dia, kecelakaan bermula saat sebuah mobil yang hingga kini belum diketahui identitasnya melaju kencang dari arah selatan ke utara (arah Bondowoso).
Sesampainya di lokasi kejadian, korban sedang berdiri di tengah garis marka jalan untuk mengatur arus lalu lintas.
“Karena kecepatan yang tinggi dan kurangnya kewaspadaan pengemudi, benturan keras tak terhindarkan,” ujarnya.
Setelah itu, kata Bagas, tubuh korban terpental dan terjatuh di aspal.
Saat mengetahui menabrak korban, pengemudi mobil tersebut justru melarikan diri ke arah utara.
“Kendaraan roda empat tersebut meninggalkan tempat kejadian ke arah utara setelah terjadi benturan,” paparnya.
Warga yang berada di lokasi, termasuk saksi bernama Jamal (54), segera berusaha menolong korban.
Dimas yang mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki langsung dilarikan ke RSD dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan perawatan medis.
“Namun nyawa pemuda tersebut tidak tertolong. Dia dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit,” tambahnya.
Diketahui Dimas meninggal dunia tepat di pukul 23.50 WIB. Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit sekitar 30 menit.
Bagas menegaskan, faktor penyebab laka ialah murni kesalahan dari pengemudi mobil tak dikenal tersebut.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi kendaraan dan pengemudi yang melarikan diri tersebut.
“Faktor utama kecelakaan adalah kurang hati-hatinya pengendara mobil yang tidak dikenal tersebut dan ketidakpeduliannya karena meninggalkan korban setelah kejadian,” tandasnya.






