Polisi Selidiki Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan APBDes di Karangsono Jember

Thursday, 30 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBO Satreskrim Polres Jember, Iptu Dwi Sugiyanto (Foto: Sigit/Frensia).

KBO Satreskrim Polres Jember, Iptu Dwi Sugiyanto (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Aparat kepolisian tengah mendalami laporan dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Jember.

Kasus ini menyeret dugaan keterlibatan oknum kepala desa setempat.

KBO Satreskrim Polres Jember, Iptu Dwi Sugiyanto, menjelaskan bahwa saat ini status perkara masih dalam tahap penyelidikan awal. Dia menyebut laporan yang diterima pihaknya masih berbentuk pengaduan masyarakat.

“Sejauh ini kita masih melakukan pendalaman, karena laporan yang masuk masih berupa pengaduan dan belum dilengkapi dokumen-dokumen yang diajukan,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Dwi mengungkapkan, pihak pelapor sudah dimintai keterangan sebanyak dua kali. Namun, proses pembuktian belum bisa dilakukan secara maksimal karena pelapor belum menyertakan dokumen pendukung saat pemeriksaan awal.

Baca Juga :  Geber Motor Tanpa Helm di Jalan Raya, Polisi Banyuwangi Ingatkan Bahaya Kecelakaan

“Penyidik tidak boleh mengabaikan laporan masyarakat. Tetap kita tindak lanjuti, hanya saja kita atur jadwal karena ada pengaduan lain juga,” ujarnya.

Sementara itu, pelapor berinisial ML menyatakan kekecewaannya terhadap progres penanganan di Polres Jember. Menurutnya, isu pemalsuan tanda tangan ini sudah menjadi buah bibir di masyarakat namun penanganannya terkesan lamban.

“Saya diperiksa itu kecewa. Masalah tanda tangan palsu ini sudah ramai, tapi penanganannya saya rasa belum maksimal,” ungkapnya.

ML menegaskan fokus laporannya adalah pada tindakan pidana pemalsuan tanda tangan, bukan sekadar ada atau tidaknya kerugian negara. Dia pun menyoroti kabar yang menyebut Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak merasa dirugikan.

Baca Juga :  2 Santri di Balung Jember Jadi Korban Pemukulan OTK Saat akan Jadi Imam Salat

“Yang saya tuntut itu pemalsuannya. Saya tetap akan usahakan bawa saksi lain supaya kasus ini jelas dan diusut tuntas,” paparnya.

Dalam pemeriksaannya, ML mengaku sempat ditanya penyidik mengenai kemungkinan adanya motif politik di balik laporannya. Namun, hal itu dibantah keras olehnya. Dia mengklaim langkah hukum ini murni demi keadilan.

“Harapan saya kasus ini diusut setuntas-tuntasnya, supaya ada efek jera dan tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pelaporan ML dilakukan bersama satu warga lain berinisial SH (51 tahun), pada 12 Februari 2026, Nomor Laporan Pengaduan Masyarakat: LM/16/II/2026.

Mereka melapor terkait pemalsuan tanda tangan di dokumen Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (P-APBDes) tahun anggaran 2025.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Nekat Curi Kopi di Perkebunan Gunung Pasang Jember, 2 Pria Dibekuk
Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa
Buntut Saling Ejek di Medsos Remaja di Jember Dikeroyok
Mengeroyok Maling hingga Mati, Begini Jerat Pidananya
Menyayat Hati! Anak Panggil “Bapak” Usai Ayahnya Tewas Diduga Curi Ayam di Bali, H. Her: “Tolong Hubungi Saya”
Kejari Jember Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp 3 M
Marak Penipuan Daring di Sosmed, Kasat Reskrim Polres Jember Imbau Warga Waspada
Polisi Gadungan Ditangkap saat Rayu Wanita ASN di Gumukmas Jember

Baca Lainnya

Wednesday, 29 July 2026 - 18:51 WIB

Nekat Curi Kopi di Perkebunan Gunung Pasang Jember, 2 Pria Dibekuk

Tuesday, 28 July 2026 - 17:04 WIB

Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa

Monday, 27 July 2026 - 16:19 WIB

Buntut Saling Ejek di Medsos Remaja di Jember Dikeroyok

Monday, 27 July 2026 - 15:43 WIB

Mengeroyok Maling hingga Mati, Begini Jerat Pidananya

Monday, 27 July 2026 - 11:58 WIB

Menyayat Hati! Anak Panggil “Bapak” Usai Ayahnya Tewas Diduga Curi Ayam di Bali, H. Her: “Tolong Hubungi Saya”

TERBARU

Kedua terduga pelaku berinisial A dan P yang nekat mencuri kopi di Gunung Pasang, Kecamatan Panti, Jember (Foto: Istimewa).

Criminalia

Nekat Curi Kopi di Perkebunan Gunung Pasang Jember, 2 Pria Dibekuk

Wednesday, 29 Jul 2026 - 18:51 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading