Menarik! Review Kajian Bullying Mendorong Partisipasi Pencegahan Berbasis Teknologi

Wednesday, 6 May 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Review Kajian Bullying Mendorong Partisipasi Pencegahan Berbasis Teknologi (Sumber: Grafis Frensia)

Gambar Review Kajian Bullying Mendorong Partisipasi Pencegahan Berbasis Teknologi (Sumber: Grafis Frensia)

FRENSIA.ID — Kasus perundungan (bullying) dan perundungan siber (cyberbullying) masih menjadi ancaman pervasif di berbagai kalangan. Meski teknologi terus berkembang, nyatanya banyak program pencegahan digital yang gagal memberikan hasil maksimal karena aplikasi atau program tersebut sering kali tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna aslinya.

Selama ini, banyak program anti-perundungan digital dibuat berdasarkan asumsi para pengembang saja tanpa benar-benar memahami apa yang dialami atau dibutuhkan oleh korban maupun saksi perundungan. Akibatnya, intervensi tersebut terasa berjarak dan kurang diminati oleh target penggunanya, terutama anak-anak dan remaja. Menjawab tantangan tersebut, sebuah tinjauan sistematis terbaru yang dipublikasikan pada oleh peneliti Keyu Chen dan Qiqi Chen menyoroti pentingnya sebuah pendekatan baru yang disebut Desain Partisipatif (Participatory Design/PD)23/02.

Melalui pendekatan Desain Partisipatif ini, posisi pengguna akhir diubah sehingga mereka tidak lagi hanya menjadi konsumen pasif, melainkan dilibatkan secara aktif sebagai kreator dalam merancang solusi digital tersebut. Dalam risetnya, Keyu dan Qiqi Chen melakukan pencarian di enam pangkalan data raksasa dan menganalisis 28 studi yang menggunakan metode PD untuk mengembangkan intervensi digital anti-perundungan.

Baca Juga :  Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan

Hasil tinjauan mereka merangkum lima tema utama yang menjadi kunci suksesnya teknologi pencegahan bullying. Kelima tema tersebut mencakup perlunya peran dan desain yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan usia pengguna, penerapan mekanisme PD yang selaras dengan landasan teori psikologi dan sosial, serta penyelarasan fitur digital dengan kebutuhan praktis siswa dan guru di lapangan.

Selain itu, temuan ini juga menyoroti bagaimana desain yang partisipatif terbukti meningkatkan kualitas implementasi program dan memberikan hasil awal yang lebih positif, sekaligus memetakan berbagai tantangan dan hambatan sebagai wawasan berharga bagi pengembang teknologi di masa depan.

Baca Juga :  Polije Gaet Kampus Korsel Gelar WFK-ICT 2026, Libatkan 10 Politeknik

Tinjauan sistematis demikian memberikan kerangka kerja yang sangat praktis bagi pengembangan pencegahan digital yang berpusat pada pengguna (user-centered). Penyatuan antara inovasi teknologi dengan pengalaman nyata para siswa dan guru terbukti menjadi strategi yang jauh lebih ampuh untuk melawan perundungan.

Ke depannya, para peneliti merekomendasikan agar studi selanjutnya lebih memprioritaskan keterlibatan kelompok-kelompok minoritas yang rentan dan kurang terwakili, serta melakukan evaluasi jangka panjang untuk benar-benar mengoptimalkan intervensi berbasis Desain Partisipatif ini. Jadi, untuk menghentikan perundungan secara efektif, kita tidak bisa sekadar membuatkan aplikasi untuk anak-anak, tetapi kita harus merancangnya bersama mereka.

Penulis : Mashur Imam

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Amat Serius! Kuatkan Kapasitas Dosen, Fakultas Dakwah UIN KHAS Gelar Short Course PAR Di Kongsi Tengah
Pria Lansia 60 Tahun Meninggal Saat Bantu Nelayan Dorong Perahu di Pantai Kompit Banyuwangi
Pengukuhan Guru Besar Prof Hamdanah Soroti Urgensi Kelembagaan Pendidikan Islam Berkeadilan Gender
Morula IVF Gandeng RSI Fatimah Banyuwangi, Perkuat Layanan Fertilitas
Akademisi Hukum UIN KHAS Sebut Program Homecare Pemkab Jember Mudahkan Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu
Polije Gaet Kampus Korsel Gelar WFK-ICT 2026, Libatkan 10 Politeknik
KKN Posko 61 Lakukan Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini di Kupang Curahdami Bondowoso
Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta

Baca Lainnya

Friday, 14 August 2026 - 19:38 WIB

Amat Serius! Kuatkan Kapasitas Dosen, Fakultas Dakwah UIN KHAS Gelar Short Course PAR Di Kongsi Tengah

Friday, 14 August 2026 - 18:44 WIB

Pria Lansia 60 Tahun Meninggal Saat Bantu Nelayan Dorong Perahu di Pantai Kompit Banyuwangi

Wednesday, 12 August 2026 - 16:26 WIB

Pengukuhan Guru Besar Prof Hamdanah Soroti Urgensi Kelembagaan Pendidikan Islam Berkeadilan Gender

Monday, 10 August 2026 - 01:33 WIB

Morula IVF Gandeng RSI Fatimah Banyuwangi, Perkuat Layanan Fertilitas

Tuesday, 4 August 2026 - 23:40 WIB

Akademisi Hukum UIN KHAS Sebut Program Homecare Pemkab Jember Mudahkan Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading