Frensia.Id- Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Jember terus memperkuat kapasitas personelnya.
Kali ini, puluhan anggota muda digembleng dalam latihan teknik mendayung dan penyelamatan di air (water rescue) di Bendungan Talang, Kecamatan Jenggawah.
Ketua Tagana Jember, Agus Nurwiyono, menjelaskan bahwa latihan ini adalah bagian dari langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Jember. Selain itu, ia berharap kolaborasi ini dapat menjaring potensi atlet muda di bidang olahraga air.
“Ini adalah salah satu kesiapsiagaan kami untuk menghadapi bencana,” katanya, Minggu (10/5/2026).
Kami juga berkomunikasi dengan teman-teman muda agar potensi mereka bisa dikembangkan, bahkan menjadi atlet yang membawa nama baik Kabupaten Jember ke depannya,” ujarnya.
Manfaat latihan ini dirasakan langsung oleh para peserta. Ciptahu Azizah, salah satu anggota muda Tagana Jember, mengaku mendapatkan ilmu krusial, terutama terkait mobilitas saat terjadi bencana banjir.
“Tentunya mendapatkan ilmu tambahan. Ini penting sekali, seperti saat terjadi banjir, kami perlu kemampuan mendayung untuk mengantarkan logistik ke warga terdampak,” paparnya.
Sebagai informasi, kegiatan di bawah naungan Dinas Sosial Kabupaten Jember ini tidak hanya diikuti oleh internal Tagana, tetapi juga melibatkan anggota Pramuka hingga mahasiswa pecinta alam (Mapala) setempat.
Latihan ini difokuskan pada kemahiran mengoperasikan perahu karet di medan sungai maupun lokasi banjir.
Para peserta dibekali teknik penyelamatan korban hingga prosedur evakuasi yang aman, mengingat kemampuan ini merupakan kompetensi wajib bagi relawan bencana.
Selain sebagai simulasi kebencanaan, pelatihan ini diproyeksikan untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga arus deras. Ke depannya, para peserta yang memiliki bakat menonjol akan diarahkan menjadi atlet profesional di bawah naungan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Jember.
Melalui sinergi ini, diharapkan para relawan muda selalu siap jika sewaktu-waktu diterjunkan membantu Basarnas maupun BPBD dalam operasi kemanusiaan di perairan.






