ADD Dipangkas, Kades di Jember Keluhkan Pembangunan Desa Lumpuh ke DPRD Jember

Monday, 10 August 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Jember, Meseran, (tengah) (Foto: Sigit/Frensia).

Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Jember, Meseran, (tengah) (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id– Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Jember mengeluhkan dampak pemangkasan dan efisiensi anggaran desa yang membikin kades serasa ‘diikat tangannya’. Para kades kini kesulitan merealisasikan pembangunan infrastruktur hingga penerangan jalan bagi warga.

Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Jember, Meseran, menyampaikan bahwa efisiensi anggaran dari pusat membuat Alokasi Dana Desa (ADD) yang diterima desa terpotong drastis. Kondisi ini membuat kepala desa serasa dihadapkan pada posisi pelik di hadapan warga.

“Saat ini semua kepala desa, terutama di Kabupaten Jember, sedang dihadapkan pada posisi yang sangat sulit. Dengan adanya pemangkasan anggaran dan efisiensi dari pusat, desa saat ini nyaris tidak bisa membangun,” kata Mesran saat ditemui setelah melakukan hearing di gedung DPRD Jember, Senin (10/8/2026).

Baca Juga :  Datang ke Jember, Waka Ombudsman RI Puji Pelayanan Publik-Kesehatan Kalahkan Klinik Swasta Jakarta

Mesran membeberkan, di tahun-tahun sebelumnya anggaran desa disalurkan secara utuh sesuai porsi masing-masing. Hal tersebut memungkinkan pemerintah desa merencanakan program pembangunan infrastruktur secara mandiri. Namun, pemotongan anggaran drastis mengubah segalanya.

“Saat ini dana desa tinggal Rp 300 jutaan, jadi kita nyaris tidak bisa membangun. Apa yang kita janjikan ke masyarakat tidak bisa terealisasi. Padahal tiap hari kita dituntut warga, ‘Jalan kita kok cuma diukur dan dicek saja, tapi tidak ada pembangunan,” ujarnya.

Situasi tersebut mendorong para kades menyampaikan aspirasi ke pimpinan DPRD dan Bupati Jember. Kades mendesak Pemkab dan legislatif segera mencari solusi atas krisis anggaran di tingkat desa tersebut.

Mengenai opsi pengajuan dana talangan oleh Pemkab Jember, Mesran menyerahkan sepenuhnya mekanismenya kepada pemerintah daerah.

Baca Juga :  Gus Fawait Optimalkan Pendapatan Daerah di Jember melalui Raperda Baru

“Kalau dana talangan itu bukan ranah kita kepala desa. Terserah Pemkab Jember mau dana talangan, mau pinjam, atau dari mana. Yang penting kebutuhan dasar masyarakat desa bisa terpenuhi,” paparnya.

Adapun poin utama yang dituntut APDESI meliputi pemulihan Alokasi Dana Desa (ADD), kelanjutan pembangunan infrastruktur desa, hingga penerangan jalan umum (PJU) yang selama ini dinilai masih minim.

Dari hasil audiensi-hearing, kata Mesran, pimpinan DPRD Jember berjanji akan mengkaji dan memusyawarahkan aspirasi tersebut. DPC APDESI berharap tuntutan mereka dapat terealisasi paling lambat pada anggaran 2027.

“Harapan kita jawaban dari pimpinan DPRD bisa dikaji dan dimusyawarahkan. Paling tidak di tahun 2027 ini bisa direalisasikan untuk pemulihan ADD dan pembangunan infrastruktur desa,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Datang ke Jember, Dirjen Kemen PKP Sebut Bakal Bedah 1.355 Rumah Tak Layak Huni
Ngantor di Desa Lagi, Bupati Fawait Turun Langsung Tinjau Pelaksanaan Layanan Homecare
Anggota DPR RI Muhammad Khozin Berharap Layanan Peta Cinta Pemkab Jember Bisa Lebih Ditingkatkan
Dirjen Dukcapil Ungkap Jember Kurang 3 Persen Warganya Selesai Perekaman KTP
Dirjen Dukcapil Apresiasi Layanan Peta Cinta Pemkab Jember
Ombudsman RI Apresiasi Layanan Homecare Kesehatan di Jember, Minta Daerah Lain Meniru
Datang ke Jember, Waka Ombudsman RI Puji Pelayanan Publik-Kesehatan Kalahkan Klinik Swasta Jakarta
Soroti Dana Talangan Rp 786 M, PKB Jember: TAPD Gagal Yakinkan DPRD

Baca Lainnya

Monday, 10 August 2026 - 16:30 WIB

ADD Dipangkas, Kades di Jember Keluhkan Pembangunan Desa Lumpuh ke DPRD Jember

Sunday, 9 August 2026 - 22:09 WIB

Datang ke Jember, Dirjen Kemen PKP Sebut Bakal Bedah 1.355 Rumah Tak Layak Huni

Sunday, 9 August 2026 - 22:03 WIB

Ngantor di Desa Lagi, Bupati Fawait Turun Langsung Tinjau Pelaksanaan Layanan Homecare

Friday, 7 August 2026 - 17:15 WIB

Anggota DPR RI Muhammad Khozin Berharap Layanan Peta Cinta Pemkab Jember Bisa Lebih Ditingkatkan

Thursday, 6 August 2026 - 21:50 WIB

Dirjen Dukcapil Ungkap Jember Kurang 3 Persen Warganya Selesai Perekaman KTP

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading