Frensia.id- Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Jember menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan percepatan pembangunan melalui skema pembiayaan atau pinjaman daerah sebesar Rp 786 Miliar.
Namun, dukungannya itu diberikan dengan syarat pinjaman dilaksanakan secara pruden, transparan, serta memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat pelosok desa.
Ketua Komisi C, sekaligus anggota Fraksi Gerindra DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, menegaskan bahwa hal terpenting dalam pinjaman daerah bukan sekadar persoalan ada atau tidaknya pembiayaan. Melainkan kebermanfaatan dan besarnya dampak terhadap kesejahteraan warga.
“Kalau Jember berani mengambil langkah besar melalui pinjaman daerah, maka keberanian harus dibayar dengan keberanian melakukan pemerataan pembangunan. Jangan yang sudah terang semakin terang, sementara desa-desa di pelosok masih menunggu jalan, jembatan, dan lampu penerangan,” katanya, Kamis (13/8/2026).
Oleh sebab itu, kata dia, dalam pembahasan KUA-PPAS APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027. Fraksi Gerindra mendorong agar porsi terbesar pembiayaan dialokasikan ke wilayah pinggiran.
“Kawasan terpencil, dan desa-desa yang bertahun-tahun minim akses infrastruktur,” ujarnya.
Menurut Ardi, keterbatasan fasilitas dasar seperti jalan, jembatan, hingga penerangan jalan umum (PJU) bukan hanya soal kenyamanan, tetapi berimbas langsung pada pelayanan kesehatan, pendidikan, keselamatan, hingga mobilitas hasil pertanian warga.
“Jangan sampai pembangunan hanya terlihat di pusat kota atau wilayah yang selama ini sudah menikmati infrastruktur yang relatif baik, sementara masyarakat yang berada jauh dari pusat pemerintahan terus menunggu. Infrastruktur jalan, jembatan, dan penerangan jalan umum harus menjadi instrumen untuk membuka keterisolasian wilayah,” paparnya.
Selain menyoroti pinjaman daerah, Fraksi Gerindra juga menyinggung adanya tambahan dana transfer dari Pemerintah Pusat sekitar Rp 200 miliar pada Tahun Anggaran 2026.
Pihaknya meminta, agar Pemkab Jember mengoptimalkan dana tersebut untuk penguatan pelayanan dasar dan pemerataan di tingkat bawah.
“Kami, Fraksi Gerindra akan mendukung setiap kebijakan pembangunan yang berpihak kepada rakyat. Tetapi pada saat yang sama, kami juga akan terus mengawal agar setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif, tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tandasnya.






