Frensia.Id– Puluhan sound horeg beraksi memadati kawasan lokasi wisata Dira Kafe, Kecamatan Kencong, Jember.
Area wisata tersebut difungsikan sebagai titik kumpul puluhan (34) armada sound system sebelum bergerak menyusuri rute Kencong Festival Carnaval menuju Kantor Kecamatan Kencong.
Ketua Tim Teknis Kencong Festival Carnaval, Arif Sugihartanto, mengungkapkan penempatan puluhan armada sound di area Dira Kafe. Dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi.
“Sementara di Dira Cafe ini kita gunakan sebagai parkiran sound sebelum sound berjalan. Agar jalan umum tidak terganggu pengguna karena adanya 34 sound,” katanya, Sabtu (12/9/2026).
Arif menegaskan pihak panitia telah mengantongi seluruh kelengkapan perizinan dan skema keamanan. Karnaval budaya di Kencong ini bahkan diproyeksikan menjadi percontohan bagi daerah lain, terutama terkait ketertiban dan pembatasan durasi acara.
“Kalau yang lain biasanya dari malam sampai pagi. Kita cukup sampai dini hari saja,” ujarnya.
Sesuai jadwal, parade dimulai pukul 15.00 WIB dengan rute sepanjang 3 kilometer. Puncak acara akan ditandai dengan aksi kolosal bersama seluruh pengunjung.
“Jam 20.00 WIB nanti akan menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi oleh 34 sound, diikuti oleh seluruh peserta dan penonton sepanjang 3 km,” paparnya.
Panitia juga memberlakukan batasan waktu operasional yang ketat. Tepat pukul 01.00 WIB dini hari, seluruh kegiatan wajib dihentikan total dan akses jalan umum dibuka kembali.
“Lalu akan berakhir pukul 01.00 WIB dini hari. Selesai atau tidak, sound dimatikan, peserta juga harus selesai. Jalan umum sudah dibuka. Membatasi waktu karena kita menghargai semua orang,” tandasnya.






