Khofifah Maju Lagi di Pilkada Jatim, Cak Imin: PKB Akan Menyambut dengan Baik

Sunday, 5 May 2024 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar edit by elriyadh

Ilustrasi gambar edit by elriyadh

Frensia.id – Khofifah Indar Parawansa akan kembali maju menjadi calon Gubernur Jawa Timur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Keinginan Khofifah untuk kembali maju menjadi Gubernur adalah untuk menjadikan Jawa Timur lebih maju dan lebih hebat. Sehinggga ia memohon diberi kesempatan untuk kembali memimpin Jawa Timur.

Untuk berkomitmen dalam menjadikan Jawa Timur lebih baik, Khofifah telah menolak tawaran untuk menjadi menteri dalam kabitnet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal ini sebagaimana penyampaian Khofifah di Kementerian Agama dalam acara halal bi halal Muslimat Nahdlatul Ulama.

“Ada, ada (tawaran). Tapi saya sudah menyampaikan dari awal, saya mohon diberi kesempatan untuk kembali memimpin dan menjaga Jawa Timur” ucap khofifah.

Baca Juga :  Cerita Gus Fawait yang Teringat Pesan Ibunya Sebelum Meluncurkan Program UHC Prioritas Warga Jember

Dalam Pilkada 2024 mendatang, Khofifah berencaa kembali menggandeng mantan wakilnya, yakni Emil Dardak.

Khofifah mengaku bahwa saat ini baik dirinya maupun Emil sedan berusaha berkounikasi pada partai pengusung dalam keinginannya berduet lagi.

Mantan Guburnur Jatim periode 2019-2024 ini mengatakan bahwa “Jadi saya dan Emil sama-sama berikhtiar mengomunikasikan dengan partai-partai pengusung. Karena kan saya, Golkar, Gerindra, suaranya lebih besar dari Demokrat, jadi komunikasi sedang dan terus kita lakukan”.

Sementara itu, Cak Imin selaku umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merespon tentang Khofifah yang akan maju di Pilkada 2024.

Baca Juga :  Pemkab Jember akan Gandeng Perbankan untuk Beri Modal Pelaku UMKM

Cak Imin menjelasakan bahwa PKB akan mennyambut baik jika Khofifah ingin mendaftar lewat PKB. Hal ini dijelaskan Cak Imin saat berada di Surabaya pada Sabtu 04 Mei 2024.

Kendati demikian, Cak imin mengaku bahwa belum ada komunikasi lebih lanjut dengan Khofifah tentang Pilkada Gubernur Jatim.

Saat ini, Partai yang sudah menyatakan dukungan terhadap khofifah ada empat, yakni Gerindra, Golkar, Demokrat dan PAN.

Apabila PKB juga mendukung Khofifah di Pilkada Jatim, maka peluang kemenangan Khofifah menjadi Gubernur akan semakin besar. Sebab PKB merupakan partai pemenang kursi di DPRD Jatim, dengan total 27 kursi

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Wujudkan Asta Cita ke 4 dan 6 Presiden Prabowo melalui Program Homecare
Pemkab Jember Siapkan Renovasi Pembangunan TPA Senilai Rp 2 Triliun
DPRD Jember Larang Wartawan Liput Rapat KUA-PPAS APBD 2027, Widarto: Sesuai Tatib !
Gus Fawait Sosialisasikan Program Homecare saat Bunga Desaku di Tanggul
Gus Fawait Beri BPJS Kesehatan dan Beasiswa Jalur Khusus bagi Anak Kader Posyandu dan Ketua RT/RW
Pavingisasi di Jember Gunakan Material Beralamat SNI Dibekukan, DPRD Jatim Minta Proyek Diberhentikan
Pemkab Jember Kukuhkan Pengurus Kormi, Gus Fawait: Kalau Buat Event Harus Multiplier Effect
PAN Bondowoso Gelar Muscab ke-VI untuk Perkuat Internal Partai melalui Restrukturisasi Pengurus

Baca Lainnya

Wednesday, 29 July 2026 - 23:18 WIB

Gus Fawait Wujudkan Asta Cita ke 4 dan 6 Presiden Prabowo melalui Program Homecare

Wednesday, 29 July 2026 - 22:06 WIB

Pemkab Jember Siapkan Renovasi Pembangunan TPA Senilai Rp 2 Triliun

Wednesday, 29 July 2026 - 22:00 WIB

DPRD Jember Larang Wartawan Liput Rapat KUA-PPAS APBD 2027, Widarto: Sesuai Tatib !

Tuesday, 28 July 2026 - 23:25 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Homecare saat Bunga Desaku di Tanggul

Tuesday, 28 July 2026 - 22:02 WIB

Gus Fawait Beri BPJS Kesehatan dan Beasiswa Jalur Khusus bagi Anak Kader Posyandu dan Ketua RT/RW

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading