Sejak Kontroversi Revisi UU Pilkada, Postingan Terakhir Akun X Jokowi Dapat Komentar Negatif

Sunday, 25 August 2024 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Sejak Kontroversi Revisi UU Pilkada, Postingan Terakhir Akun X Jokowi Dapat Komentar Negatif (Sumber: ilustrasi/elemen postingan terakhir @jokowi)

Gambar Sejak Kontroversi Revisi UU Pilkada, Postingan Terakhir Akun X Jokowi Dapat Komentar Negatif (Sumber: ilustrasi/elemen postingan terakhir @jokowi)

Frensia.id- Sejak adanya kontroversi revisi UU Pilkada, akun Joko Widodo di X tak terlihat ada pembaharuan. Yang terisa hanya postingan 4 hari yang lalu, 21/08/2024.

Postingan terakhir Jokowi, ternyata berbicara masalah Pilkada mendatang. Dalam postingannya, ia menyatakan bahwa fokus utama dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 haruslah pada menjaga kualitas dan integritas saat pelaksanaan pemilu.

Dengan partisipasi lebih dari 203 juta pemilih, langkah-langkah untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan transparansi menjadi sangat penting. Tanpa langkah-langkah tersebut, kesuksesan Pilkada dapat terancam.

Oleh karena itu, baginya peningkatan fungsi pengawasan dan keterbukaan informasi harus dilakukan secara menyeluruh, dari tingkat penyelenggaraan hingga pengawasan.

Jika semua pihak menjalankan tugasnya dengan baik, Pilkada 2024 dapat berlangsung secara sukses dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang memiliki legitimasi kuat di mata masyarakat.

Baca Juga :  Gus Fawait Optimalkan Pendapatan Daerah di Jember melalui Raperda Baru

“Dengan jumlah pemilih yang lebih dari 203 juta, peningkatan pengawasan dan transparansi adalah kunci untuk menjaga kesuksesan Pilkada serentak pertama ini. Jika pengawasan dilakukan dengan baik, Pilkada mendatang akan membawa legitimasi yang kuat dari masyarakat”, catatnya sambil membagi foto konsilidasi Pilkada yang dilaksanakan di Jakarta Conventiom Center (JCC), Senayan, Jakarta, 20 Agustus 2024.

Pada postingan terakhir ini, hampir seluruh komenter bernada negatif. Mayoritas tidak percaya lagi pada isi postingannya.

“Ga usah Pilkada pak kalau semua pemenang maunya bapak. Lumayan hemat anggaran, segera aja lantik kepala2 daerah seperti jaman Orba”, tulis akun @yesmar_banu, 22/08/2024.

Baca Juga :  Dispendukcapil Sebut Hasil Verval Data Kemiskinan di Jember 200 Orang Tercatat Meninggal Ternyata Masih Hidup

Ada yang membandingkan kejahatan Orba dengan Jokowi. Tindakannya disebut mengalahkan kediktatoran Soeharto.

“Suharto pasti minder liat bapak”, ungkap akun @woiabuy yang sudag centang biru 22/08/2024.

Posting sejenis hingga saat ini terus bermunculan. Sepertinya warganet terus marah dan terus memburunya.

Hari ini saja, ada akun yang menyamakan Jokowi dengan bandar narkoba.

“Kata2 yg penuh arti dan makna
Ibarat seorang bandar narkoba yg mengkampanyekan tentang bahaya narkoba”, tutur akun @autobots5799, 25/08/2024.

Bahkah, beberapa menit sebelum berita ini ditulis, komenter negatif terus bermunculan. Postingannya ini telah tertayangkan pada 4,4 juta kali.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Eks Wakil Ketua DPRD Jember Dituntut 6,5 Tahun Bui Kasus Korupsi Mamin
Gandeng ITB dan PT DI, Imigrasi Inisiasi ‘Pagar Digital’ Pakai Drone untuk Jaga Perbatasan
Gus Fawait Pastikan Layanan Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Indonesia Gratis untuk Warga Jember
Gus Fawait Ingatkan Pelajar Jember untuk Tidak Menikah Dulu Sebelum Lulus Kuliah
Gus Fawait Paparkan Program Pemkab Jember saat Temui Tokoh Agama dan Guru Ngaji di Sumberjambe
Pemkab Jember Peroleh Dana Investasi Triliunan Rupiah untuk Penanganan Sampah
ASN Ancam Rekan di Pasar Tanjung Jember, Fraksi PDIP Soroti Kebocoran Retribusi Pasar
Datang ke Kemensos, Bupati Fawait Paparkan Temuan 14 Ribu Penerima Bansos Sudah Meninggal

Baca Lainnya

Friday, 3 July 2026 - 17:57 WIB

Eks Wakil Ketua DPRD Jember Dituntut 6,5 Tahun Bui Kasus Korupsi Mamin

Wednesday, 1 July 2026 - 20:26 WIB

Gandeng ITB dan PT DI, Imigrasi Inisiasi ‘Pagar Digital’ Pakai Drone untuk Jaga Perbatasan

Monday, 29 June 2026 - 21:44 WIB

Gus Fawait Pastikan Layanan Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Indonesia Gratis untuk Warga Jember

Monday, 29 June 2026 - 19:09 WIB

Gus Fawait Ingatkan Pelajar Jember untuk Tidak Menikah Dulu Sebelum Lulus Kuliah

Monday, 29 June 2026 - 19:01 WIB

Gus Fawait Paparkan Program Pemkab Jember saat Temui Tokoh Agama dan Guru Ngaji di Sumberjambe

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading