Jember Sering Terkepung Banjir, Bupati Fawait Bentuk Satgas Infrastruktur-Tata Ruang

Saturday, 31 January 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id – Menanggapi persoalan banjir tahunan yang kerap melanda Kabupaten Jember, Bupati Muhammad Fawait bergerak cepat dengan menyiapkan langkah strategis.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang, untuk memetakan sekaligus mengeksekusi solusi banjir secara komprehensif.

Bupati Fawait mengungkapkan bahwa intensitas banjir tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, fenomena ini tidak hanya dipicu oleh faktor alam, tetapi juga masalah teknis di lapangan.

“Kabupaten Jember ini banjirnya terjadi rutin setiap tahun. Ada yang tahun sebelumnya belum seberapa, tapi tahun ini karena debit air hujannya luar biasa, terjadi banjir yang lumayan besar,” katanya, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga :  Sosialisasikan Program Pemerintah Jember, Bupati Fawait Temui Kader Posyandu di Kalisat

Selanjutnya kata dia, berdasarkan hasil kajian dan pengamatan di lapangan, penyebab banjir di setiap titik wilayah Jember memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Ada yang karena kesalahan tata ruang dengan pembangunan pemukiman di kawasan bantaran sungai serta masalah Infrastruktur.

“Masalah infrastruktur seperti kondisi gorong-gorong yang kurang memadai atau tidak rutin dibersihkan. Namun di beberapa titik memiliki infrastruktur yang baik namun tetap meluap karena debit air yang melampaui kapasitas, meski air cepat surut kembali,” ujarnya.

Sebagai solusi konkret, pembentukan Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang akan melibatkan gabungan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Baca Juga :  Meski Usai Terjatuh, ASN di Jember Siap Lanjutkan Verval Data Kemiskinan

Langkah ini diambil agar penanganan tidak lagi dilakukan secara parsial, melainkan terintegrasi.

“Satgas ini adalah bentuk dari gabungan beberapa OPD untuk mengatasi masalah banjir dan termasuk kebutuhan infrastruktur ke depan,” paparnya.

Dengan adanya Satgas ini, pihaknya berharap sinkronisasi antara pembangunan fisik dan pengaturan zonasi wilayah dapat berjalan beriringan. Sehingga risiko banjir di Kabupaten Jember dapat ditekan secara signifikan di masa mendatang.

“Intinya, kami berharap masalah banjir ini bisa segera teratasi,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember Tegaskan Urus KTP-KK Tak Boleh Dipungut Biaya Sepeser Pun
Peringati May Day, Gus Fawait Sebut Kesejahteraan Buruh Harus Terjamin
DPRD Jember Ingatkan Dampak El Nino, Mitigasi Pertanian Jadi Prioritas
Satu-satunya di Jatim, Kini Warga Jember Bisa Cetak E-KTP Langsung di Kecamatan
Bupati Fawait Ceritakan Warga Miskin Ekstrem di Jember Makan Nasi Cuma Pakai Sambal
Komisi C DPRD Jember Respons soal Kenaikan Harga Satuan Bahan Konstruksi
Gapensi Jember Keluhkan Kenaikan Harga Satuan Bahan Konstruksi
DPRD Jember Cecar PT KAI Daop 9 soal Pembangunan Jalan Depan Stasiun Tanpa Perizinan

Baca Lainnya

Friday, 1 May 2026 - 23:07 WIB

Bupati Jember Tegaskan Urus KTP-KK Tak Boleh Dipungut Biaya Sepeser Pun

Friday, 1 May 2026 - 22:53 WIB

Peringati May Day, Gus Fawait Sebut Kesejahteraan Buruh Harus Terjamin

Thursday, 30 April 2026 - 23:27 WIB

DPRD Jember Ingatkan Dampak El Nino, Mitigasi Pertanian Jadi Prioritas

Thursday, 30 April 2026 - 23:16 WIB

Satu-satunya di Jatim, Kini Warga Jember Bisa Cetak E-KTP Langsung di Kecamatan

Thursday, 30 April 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fawait Ceritakan Warga Miskin Ekstrem di Jember Makan Nasi Cuma Pakai Sambal

TERBARU

Suasana Diskusi Publik bertema: Bayang-bayang TPPO di Dalam Kampus, Modus Baru TPPO Berkedok Magang (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

Migrant Care Jember Soroti Modus Baru TPPO di Dalam Kampus

Friday, 1 May 2026 - 22:47 WIB