Anak di Jember Tersengat Listrik-Tewas Saat Kejar Layangan

Monday, 20 April 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban yang tewas tersengat listrik saat dievakuasi Damkar Jember (Foto: Istimewa).

Korban yang tewas tersengat listrik saat dievakuasi Damkar Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Seorang anak laki-laki berinisial MZ (11) warga Lingkungan Kaliwates Kidul, Kecamatan Kaliwates, tewas tersengat listrik saat mengejar layang-layang di toko bangunan Sumber Alam JL. Gajah Mada, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Jember.

Korban ditemukan meninggal dunia di atas atap sebuah toko bangunan setelah terdengar suara letupan keras.

Menurut Panit Reskrim Polsek Kaliwates, Iptu Devy Novita .P, peristiwa itu terjadi pada pukul 12:10 WIB. Saat itu, korban menaiki atap toko bangunan sumber alam.

Baca Juga :  Insiden Sound System Karnaval di Jember Tabrak Pos Kamling, 3 Warga Terluka

“Dia menaiki atap melalui belakang ruko kosong sebelah toko bangunan sumber alam,” katanya, Senin (20/4/2026).

Selanjutnya kata dia, korban menaiki toko tersebut karena hendak mengambil layang-layang yang menyangkut di rangkaian kabel. Tepat di atas toko tersebut.

“Itu sekitar pukul 12:10 WIB, berdasarkan dari keterangan para saksi, ada suara letupan yang cukup keras dari atas atap toko bangunan sumber alam,” ujarnya.

Kata Devy, beberapa saksi sempat melihat kejadi tersebut. Karena suara letupan memicu perhatian warga.

Baca Juga :  Detik-detik Pria di Jember Tewas Tertimpa Tembok Apotek Saat Tunggu Istri Beli Obat

“Ternyata seorang anak yang sedang mengambil layangan tadi tersengat arus listrik bertegangan tinggi,” paparnya.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat. Saat polisi tiba, korban di evakuasi ke RS. PTP Kaliwates.

“Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit. Tapi keluarga korban sepakat untuk tidak dilakukan otopsi karena mereka menyadari bahwa itu adalah murni kecelakaan atau musibah,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara
Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe
Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026
Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg
Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi
Realisasi BBM di Jember Tembus 45%, Hiswana Migas Duga Ada Penimbunan
Pertamina Distribusikan 880 Kiloliter BBM ke Jember untuk Urai Antrean SPBU
Kapolres Jember Sambangi Kantor PWI, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Baca Lainnya

Saturday, 12 September 2026 - 19:09 WIB

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Saturday, 12 September 2026 - 17:44 WIB

Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

Saturday, 12 September 2026 - 17:23 WIB

Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026

Friday, 11 September 2026 - 10:21 WIB

Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg

Wednesday, 9 September 2026 - 17:15 WIB

Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading