Frensia.id – Anggota Komisi C DPRD Jember, Agung Budiman, menyampaikan bahwa untuk menyikapi kenaikaan harga bahan konstruksi, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Jember.
“Nanti dari pemerintah segera untuk melaksanakan apa yang jadi amanah masyarakat untuk segera melaksanakan penyerapan anggaran, biar roda pemerintahan atau perekonomian berjalan,” kata Agung, saat ditemui di Ruang Komisi C DPRD Jember, pada Rabu (29/4/2026).
Agung juga menyampaikan bahwa sebenarnya untuk penetapan harga, sebenarnya sudah ada dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Tadi disampaikan dari (dinas) PUPR, bahwasanya itu reng-rengan harga sudah ada tinggal, penetapan aja dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) penetapan. Mungkin masih ada mungkin ada saran atau petunjuk-petunjuk yang lain itu,” kata Agung.
Lebih lanjut, Agung berharap dengan naiknya harga bahan konstruksi, kualitas bangunan tidak menurun.
“Kalau sudah berkontrak ya harus sesuai dengan apa yang menjadi syarat yang di dalam kontrak itu,” kata dia.
Selain itu, Agung juga menuturkan adanya percobaan (trial) dalam pembangunan, agar sesuai dengan pengerjaannya.
“Saya harapkan nanti kalau sudah trial dan waktu pelaksanaan itu mutu tetap harus disamakan. Jangan sampai kalau sudah pelaksanaan, nanti mengurangi mutu,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua 1 Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jember, menyampaikan dengan tidak segera ditetapkan harga bahan konstruksi dari pihak PUPR, menyebabkan proses pengerjaan semakin tidak pasti.
“Kalau kita hanya menunggu sampai kondisi bahan (konstruksi) tetap stagnan, untuk tahun ini saya rasa susah,” kata dia.
Erwin berharap, pihak pemerintah Kabupaten Jember ada koefisien keuntungan atau koefisien kenaikan harga terkait bahan konstruksi tersebut.
“Ya, patok aja mungkin perlu konsultasi dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) berapa untuk menanggulangi ini, mungkin kalau tidak salah dengar saya, maksimal 30 persen, untuk menanggulangi kenaikan harga,” tegasnya.






