Kejari Jember Panggil Sejumlah Saksi soal Dugaan Penyelewengan Dana BOS Sekolah

Friday, 8 May 2026 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Yadyn, (Foto: Fadli/Frensia).

Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Yadyn, (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jember telah memanggil sejumlah saksi terkait kasus dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Terkait dengan BOS, itu kami tangani. Bahkan kami sudah periksa kemarin ya. Hari ini pun sudah kami panggil. Sudah hampir 20 (saksi) ya,” kata Yadyn, Kepala Kejari Jember, saat silaturahmi dengan awak media, di Grand Cafe, pada Kamis (7/5/2026) malam hari.

Yadyn mengaku bahwa pihaknya telah banyak mendapatkan laporan tentang penyelewengan dana BOS, meskipun nilai kerugiannya kecil.

Baca Juga :  Kejari Jember Usut Dugaan Korupsi Klaim BPJS Kesehatan, Status Naik ke Penyidikan!

“Ada laporan saya baca Rp 35 juta. Ada Rp 40 juta,” kata dia.

Menurut Yadyn, dengan nilai kerugian yang kecil, seperti penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD), pihaknya menyarankan agar ditangani oleh bagian inspektorat.

“Arah fokus kerja kami ini, sebenarnya ingin perkara-perkara yang besar yang langsung menyangkut hak hidup orang banyak,” kata Yadyn.

Sebab, kata dia, jika menangani perkara dengan kerugian kecil, banyak waktu yang terbuang.

Baca Juga :  Cerita Saksi Mata Saat Terjadinya Ledakan di Masjid Jember

“Kalau kita tangani semuanya, misalnya 31 kecamatan, jangankan waktu personel kami pun tidak cukup,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa dugaan kasus penyelewengan dana BOS hingga kini masih berjalan.

“Yang jelas itu kita sudah kontinu dan berjalan. Yang jelas sudah dalam rangka penyidikan. Kami akan melihat apakah ada atau tidak peristiwa perbuatannya,” tegasnya.

Pihaknya mengatakan akan tetap memeriksa sesuai berdasarkan alat bukti yang ada dan keterangan dokumen.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kejari Jember Usut Dugaan Korupsi Klaim BPJS Kesehatan, Status Naik ke Penyidikan!
Kejari Jember Periksa Sejumlah Saksi soal Skandal Bank Jatim Capem Kalisat
Babak Baru Kasus Dugaan Penyelewengan Solar di SPBU Tegal Besar
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Pengeroyokan Usai Nobar Bola di Tanggul Jember
Polisi Selidiki Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan APBDes di Karangsono Jember
Usai Nobar Bola, Rombongan Antar Pemuda Terlibat Cekcok-Perkelahian
Pria di Jember Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Saat Atur Lalu Lintas
Remaja di Jember Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dekat Saluran Air

Baca Lainnya

Friday, 8 May 2026 - 00:20 WIB

Kejari Jember Panggil Sejumlah Saksi soal Dugaan Penyelewengan Dana BOS Sekolah

Thursday, 7 May 2026 - 23:03 WIB

Kejari Jember Usut Dugaan Korupsi Klaim BPJS Kesehatan, Status Naik ke Penyidikan!

Wednesday, 6 May 2026 - 19:22 WIB

Kejari Jember Periksa Sejumlah Saksi soal Skandal Bank Jatim Capem Kalisat

Tuesday, 5 May 2026 - 13:52 WIB

Babak Baru Kasus Dugaan Penyelewengan Solar di SPBU Tegal Besar

Saturday, 2 May 2026 - 23:15 WIB

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Pengeroyokan Usai Nobar Bola di Tanggul Jember

TERBARU

Anggota BEM Nusantara Keresidenan Tapal Kuda, saat sedang berkumpul di Puncak Rembangan, Jember, (Foto: Istimewa).

Educatia

BEM Nusantara Tapal Kuda Tolak SPPG Dibangun di Kampus

Wednesday, 6 May 2026 - 21:56 WIB