Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta

Thursday, 30 July 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta(Sumber: Istimewa)

Gambar Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta(Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) senilai ratusan juta rupiah berhasil digagalkan oleh Tim Unit I Satreskrim Polresta Banyuwangi (Unit Reaksi Cepat/URC Macan Blambangan). 3 orang pelaku yakni MF (36) warga Kabupaten Pekalongan, yang diduga berperan sebagai pemodal sekaligus pengelola transaksi. SS (48) kurir sekaligus sopir dan AS (42) kurir dimana keduanya adalah warga Jember.

Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengungkap dugaan tindak pidana di bidang perikanan berupa perniagaan atau penyelundupan BBL tanpa izin tersebut bernilai ratusan juta rupiah dengan jumlah BBL mencapai puluhan ribu yang dikemas dalam lima boks styrofoam dan diangkut menggunakan kendaraan roda empat.

“Tim Unit I Satreskrim Polresta Banyuwangi (Unit Reaksi Cepat/URC Macan Blambangan) berhasil melakukan penindakan dan pengungkapan kasus dugaan tindak pidana di bidang perikanan terkait perniagaan atau penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) tanpa izin di wilayah hukum Polresta Banyuwangi. Dalam penindakan tersebut kami mengamankan tiga orang terduga pelaku beserta barang bukti BBL jenis pasir yang dikemas dalam lima boks styrofoam serta satu unit kendaraan operasional,” kata Lanang, Rabu (29/07/26).

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Lanang menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari informasi mengenai adanya aktivitas perniagaan BBL ilegal yang melintasi wilayah Banyuwangi. Hasil penyelidikan mengarah pada aktivitas para pelaku yang membeli benih lobster dari pemasok lokal menggunakan modal transaksi pasar gelap bernilai ratusan juta rupiah.

“Modus operandi para pelaku adalah mengumpulkan dan membeli BBL dari pihak penyuplai lokal dengan modal transaksi pasar gelap ratusan juta rupiah. BBL tersebut kemudian dikemas secara khusus menggunakan plastik beroksigen dan boks styrofoam di dalam kendaraan roda empat untuk dikirim ke Banten,” jelas Lanang.

Dari hasil pemeriksaan sementara, benih lobster tersebut rencananya dikirim ke wilayah Banten, tepatnya di sekitar kawasan bandara yang diduga menjadi lokasi penampungan atau transit sebelum diselundupkan ke luar negeri melalui jalur udara.

Baca Juga :  LKBHI UIN KHAS Jember Beri Pendampingan Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

“Muatan BBL tersebut rencananya akan dibawa menuju wilayah Banten, tepatnya mendekati area bandara, yang disiapkan sebagai lokasi penampungan atau transit sebelum diselundupkan keluar negeri melalui jalur udara,” kata Lanang.

Terkait lamanya jaringan tersebut beroperasi, Lanang menyebut penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan intensif terhadap para tersangka dan analisis digital forensik terhadap alat komunikasi yang disita.

“Kami sedang memetakan rekam jejak dan histori aktivitas para pelaku untuk memastikan berapa kali dan berapa lama jaringan ini telah beroperasi,” ungkap Lanang lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami dugaan tujuan akhir ekspor ilegal BBL tersebut. Dugaan sementara mengarah ke negara-negara yang menjadi pasar gelap lobster. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kolaborasi Lintas Prodi, Dua Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Sabet Juara LKTI di Kediri
Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Luncurkan Pusat Studi Kesejahteraan Lansia, Dorong Gerakan Pemuliaan Lansia
LKBHI UIN KHAS Jember Beri Pendampingan Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual
Masuk Bursa Kuat Calon Rektor: Prof Chotib Angkat Tagline “UIN KHAS PASTI”
UIJ Beri Penghargaan Mahasiswa Berprestasi, Tahfidz 30 Juz hingga Penguasaan Teknologi di HSN 2026
Peringati Hari Santri, UIJ Apresiasi Mahasiswa Yang Berprestasi
Anggota Komisi X DPR RI Bang Pur Respons Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SR di Jember
Kemenag RI Terima Berkas 8 Calon Rektor dari Senat UIN KHAS Jember

Baca Lainnya

Wednesday, 28 October 2026 - 22:34 WIB

Kolaborasi Lintas Prodi, Dua Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Sabet Juara LKTI di Kediri

Wednesday, 28 October 2026 - 20:12 WIB

Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Luncurkan Pusat Studi Kesejahteraan Lansia, Dorong Gerakan Pemuliaan Lansia

Monday, 26 October 2026 - 19:26 WIB

LKBHI UIN KHAS Jember Beri Pendampingan Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

Friday, 23 October 2026 - 00:25 WIB

Masuk Bursa Kuat Calon Rektor: Prof Chotib Angkat Tagline “UIN KHAS PASTI”

Thursday, 22 October 2026 - 21:30 WIB

UIJ Beri Penghargaan Mahasiswa Berprestasi, Tahfidz 30 Juz hingga Penguasaan Teknologi di HSN 2026

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading