Viral Kurir di Jember Rekayasa Cerita Pembegalan Demi Gunakan Uang COD

Friday, 29 May 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda berinisial FR (22) di Kecamatan Panti, Jember. Kurir J&T yang nekat merekayasa cerita menjadi korban pembegalan (Tengah) (Foto: Istimewa).

Pemuda berinisial FR (22) di Kecamatan Panti, Jember. Kurir J&T yang nekat merekayasa cerita menjadi korban pembegalan (Tengah) (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Aksi bohong dilakukan oleh seorang pemuda berinisial FR (22) di Kecamatan Panti, Jember. Kurir J&T ini nekat merekayasa cerita menjadi korban pembegalan untuk menggunakan uang hasil transaksi Cash on Delivery (COD) milik perusahaannya yang bernilai 8 juta.

Warga Desa Kemuning itu sempat membuat geger media sosial, setelah mengaku dibegal di Jalan Padukuhan Curahkates, Kamis (28/5), 19:30 WIB. Cerita bohongnya itu bahkan dipercayai oleh pihak keluarga dan rekan kerjanya.

“Karena ada masyarakat berkerumun saat itu, karena FR mengaku dibegal. Akhirnya Kepolisian Sektor (Polsek) Panti turun. Setelah kami dalami, keterangannya tidak sinkron dengan fakta di lapangan,” kata kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetiyo, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga :  Laporan Begal Palsu! Seorang Karyawan Diringkus Tim URC Macan Blambangan, Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Buat Main Kripto

Selanjutnya kata dia, dari hasil pemeriksaan intensif, FR akhirnya mengaku bahwa cerita pembegalan itu hanya karangannya belaka. Motif di balik aksi nekatnya ini dipicu lantaran pelaku terlilit utang di perusahaan tempatnya bekerja.

“Di bawah tekanan ekonomi, FR gelap mata saat memegang uang hasil transaksi COD yang seharusnya ia setorkan. Dia akhirnya memutar otak agar bisa menggunakan uang tersebut untuk menutup kebutuhan pribadinya tanpa ketahuan,” ujarnya.

“Dia mengarang cerita dibegal agar tidak dituduh menggelapkan uang perusahaan,” tambahnya.

Dalam skenario yang disusunnya, FR mengaku diserang sekelompok orang saat melintas di jalan penghubung Desa Krajan menuju Desa Kemuninglor, Kecamatan Panti. Jalur tersebut sengaja dipilih karena kondisinya yang sepi.

Baca Juga :  Polisi Gadungan Ditangkap saat Rayu Wanita ASN di Gumukmas Jember

“Lokasi yang dipilih memang cukup sepi di beberapa titik, sehingga dianggap meyakinkan,” paparnya.

Polisi menemukan bahwa uang yang diklaim telah dirampas begal ternyata digunakan oleh FR untuk membayar hutang. Kini, FR telah diamankan di Mapolres Jember untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Dia mengarang cerita fiktif tersebut karena uang yang dimaksud habis digunakan untuk membayar hutangnya,” ungkapnya.

Polisi menyayangkan aksi rekayasa ini karena dinilai memicu keresahan dan persepsi negatif terkait keamanan wilayah.

“Kami tidak akan mentoleransi tindak pidana, termasuk penyebaran informasi palsu yang meresahkan warga,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu
Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin
Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya
Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat
Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah
Kasat Reskrim Polres Jember Sebut Judol Perusak Masa Depan Anak Bangsa
Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok
Dua Pria Pencuri Kopi di Gunung Pasang Jember Ditetapkan Jadi Tersangka

Baca Lainnya

Tuesday, 8 September 2026 - 18:10 WIB

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu

Wednesday, 2 September 2026 - 18:56 WIB

Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin

Tuesday, 1 September 2026 - 21:50 WIB

Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya

Tuesday, 1 September 2026 - 18:38 WIB

Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat

Friday, 28 August 2026 - 21:35 WIB

Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Ilustrasi Nietzsche dan pernikahan (Sumber: AI)

Kolomiah

Pandangan Nietzsche Agar Pernikahan Tidak Berujung Cerai

Friday, 18 Sep 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading