Pernyataan Dubes Rusia untuk AS Tentang KTT Washington

Sunday, 14 July 2024 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Anatoly Antonov Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat, sumber media X

Ilustrasi gambar Anatoly Antonov Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat, sumber media X

Frensia.id – Anatoly Antonov, Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS) menyatakan pendapatnya tentang Kerjasama Tingkat Tinggi (KTT) Washington.

Pernyataan Dubes Rusia untuk AS sebagaimana yang telah ia sampaikan saat menjawab pertanyaan media pada tanggal 12 Juli 2024.

Menurut Anatoly Antonov, NATO mengambil jalan konfrontasi melalui KTT Washington.

“KTT di Washington menunjukkan bahwa NATO telah mengambil jalur konfrontasi dan persiapan material untuk perang” ucap Anatoly Antonov.

Anatoly Antonov juga menjelaskan bahwa AS dan pengikutnya melakukan upaya mempertahankan pengaruh hegemoninya yg akan runtuh.

“Amerika Serikat dan negara-negara pengikutnya mengerahkan sumber daya maksimum untuk mempertahankan hegemoni mereka yang sedang runtuh” jelas Dubes Rusia untuk AS.

Baca Juga :  Dukung Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember, Gus Dofir: Asal Dasar Hukumnya Kuat dan Transparan

As tidak segan memusuhi setiap negara yang tidak patuh dan menolak kehendaknya.

“Siapa pun yang menolak untuk tunduk pada perintah dan kehendak Barat dinyatakan sebagai musuh” jelasnya.

Anatoly pun menjelaskan bahwa Rusia dianggap sebagai ancaman utama, sehingga NATO menolak untuk bernegosiasi.

“Rusia sekali lagi disebut sebagai ancaman utama. Kebijakan NATO yang menolak negosiasi serius dengan negara kita sudah terkonfirmasi” jelas Anatoly Antonov pada 12/07/2024.

Selain itu, menurut Anatoly Antonov AS tidak ingin berkompromi dan menuntut agar Rusia dengan patuh menerima pergerakan mesin militer aliansi tersebut ke Timur.

Baca Juga :  Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Dubes Rusia untuk AS itu mengatakan bahwa Barat memandang kekalahan Rusia adalah kunci perdamaian Ukraina.

“Perdamaian di Ukraina dilihat dari kacamata kekalahan strategis Rusia”, ucap Anatoly Antonov.

Anatoly Antonov pun menegaskan bahwa Federasi Rusia akan tetap ada dari dulu hingga sekarang, dan tidak ada yang ditakdirkan untuk mengalah Rusia.

“Inilah saatnya untuk berhenti membangun istana ilusi dan memahami bahwa Federasi Rusia dulu, sekarang, dan akan tetap ada. Tidak ada seorang pun yang ditakdirkan untuk mengalahkan kita” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Datang ke Jember, Komisi D DPRD Jatim Bahas Jalan Rusak dan Tambang Ilegal
DPRD Jember Lapor Polisi terkait Hilangnya 2 Batu Yoni Situs Pocangan Sukowono
DPRD Jember Dorong Adanya Klarifikasi Dugaan Disiplin ASN Pemkab Jember
Pemkab Jember Lakukan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Samanhudi Depan Pasar Tanjung
Gus Fawait Tegaskan Kebijakan Perubahan Tata Kelola Pasar Tanjung Jember atas Usulan Pedagang
Gus Fawait Sampaikan Penjelasan Raperda APBD 2027, Targetkan Pendapatan Daerah Senilai Rp 4.520 Triliun
Komisi A DPRD Jember Gelar Hearing Terkait Dugaan Indisipliner ASN
Temui Massa Aksi Pasar Tanjung, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Dialog Lesehan di Pendopo

Baca Lainnya

Tuesday, 29 September 2026 - 18:42 WIB

Datang ke Jember, Komisi D DPRD Jatim Bahas Jalan Rusak dan Tambang Ilegal

Tuesday, 29 September 2026 - 16:06 WIB

DPRD Jember Lapor Polisi terkait Hilangnya 2 Batu Yoni Situs Pocangan Sukowono

Tuesday, 29 September 2026 - 11:57 WIB

DPRD Jember Dorong Adanya Klarifikasi Dugaan Disiplin ASN Pemkab Jember

Monday, 28 September 2026 - 22:20 WIB

Pemkab Jember Lakukan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Samanhudi Depan Pasar Tanjung

Monday, 28 September 2026 - 20:32 WIB

Gus Fawait Tegaskan Kebijakan Perubahan Tata Kelola Pasar Tanjung Jember atas Usulan Pedagang

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading